Banggai, HALOSulteng – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Country, Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, berakhir dengan hasil menggembirakan. Kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan pada Minggu pagi.
Informasi kejadian pertama kali diterima dari pihak keluarga melalui Fadli pada pukul 01.05 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue Pos SAR Luwuk bergerak cepat menuju lokasi dan tiba di Desa Salodik sekitar pukul 02.45 Wita untuk berkoordinasi dengan keluarga korban serta pemerintah setempat, sekaligus melakukan asesmen awal guna merencanakan operasi pencarian.
Berdasarkan kronologi, peristiwa bermula pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 Wita, saat lima orang pendaki melakukan pendakian di Gunung Country. Sekitar pukul 15.00 Wita, rombongan memutuskan turun. Tiga pendaki, yakni Ragat, Arya, dan Aini, berhasil tiba di area parkir sekitar pukul 18.00 Wita. Namun dua lainnya, Fadril (17) dan Nisa (16), belum kembali karena terpisah dari rombongan. Upaya pencarian awal oleh keluarga dan rekan korban tidak membuahkan hasil, sehingga dilaporkan ke Pos SAR Luwuk.
Pada pukul 07.00 Wita, tim SAR gabungan menggelar briefing untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta pembagian tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas. Pencarian kemudian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) di dua sektor menggunakan metode ESAR.
Hasilnya, pada pukul 08.50 Wita, kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di koordinat 0°46’43.38″S – 122°51’00.49″E atau sekitar 2 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Desa Salodik.
Sekitar pukul 09.40 Wita, tim SAR gabungan bersama kedua korban tiba di pelabuhan Desa Salodik dan langsung menyerahkan korban kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 10.05 Wita. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama yang telah dilakukan.*
Baca juga : Ekosistem Karst Bangkep Terancam, Gubernur Sulteng Diminta Cabut IUP






