HALO Parigi Moutong

Pemkab Parigi Moutong Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Program Gerbang Desa

×

Pemkab Parigi Moutong Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Program Gerbang Desa

Sebarkan artikel ini
fb img 1779585101693

Parigi Moutong, HALOSulteng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong terus menancapkan komitmen dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.

Langkah itu disampaikan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase melalui Sosialisasi Peningkatan Pemahaman, Pengetahuan UMKM, dan Kewirausahaan bagi Pelaku Usaha yang berpusat di Kantor Desa Kotaraya, Kecamatan Mepanga, Jumat (22/5/2026).

​Kegiatan ini merupakan bagian dari instrumen strategis Pemkab Parigi Moutong melalui pendekatan berbasis Gerbang Desa. Program tersebut didesain khusus untuk memangkas jarak pelayanan, menghadirkan pembinaan, serta memberikan pendampingan langsung di tengah-tengah masyarakat desa.

​Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengatakan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial atau sosialisasi satu arah. Sebaliknya, ini adalah langkah taktis daerah untuk melahirkan desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

​“Melalui pendekatan berbasis Gerbang Desa, pemerintah ingin menghadirkan pelayanan, pembinaan, dan pendampingan yang lebih dekat dengan masyarakat. Program ini bukan hanya sekadar kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Erwin Burase.

​Di tengah disrupsi teknologi dan dinamisnya pasar saat ini, Bupati berharap kegiatan ini menjadi stimulus penting bagi para pelaku usaha. Penguatan kapasitas UMKM dinilai sebagai kunci utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, terutama di wilayah pedesaan yang kaya akan potensi lokal.

​Melalui sosialisasi ini, para pelaku UMKM dibekali dengan berbagai materi krusial seperti manajemen tata kelola, pengelolaan usaha dan keuangan yang sehat dan akuntabel. Kemudian, inovasi produk dan pemasaran, strategi pengembangan produk serta perluasan pasar.

​Selain itu, Erwin Burase juga menerangkan perlunya akselerasi digital, pemanfaatan teknologi digital untuk menembus pasar yang lebih luas serta mentalitas wirausaha, penguatan mental, motivasi, dan semangat pantang menyerah dalam berbisnis.

​Lebih lanjut, ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah desa untuk mengambil peran aktif. Desa tidak boleh lagi sekadar menjadi penonton, melainkan harus bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi.

​“Desa harus mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang dapat mengangkat potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

​Melalui sinergi antara pemda, pemerintah desa, dan para pelaku usaha, sosialisasi ini diharapkan tidak hanya melahirkan pelaku UMKM yang sekadar bertahan, tetapi juga tangguh, inovatif, adaptif, dan siap bersaing di kancah yang lebih luas.*

Baca juga : Pelatihan B2SA, TP-PKK Pebounang Belajar Olah Menu Bergizi dari Ibu Hamil hingga Lansia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *