HALO DesaHALO Parigi Moutong

Penyuluh Pertanian Palasa Lambori Kawal Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan Desa

×

Penyuluh Pertanian Palasa Lambori Kawal Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan Desa

Sebarkan artikel ini
file 00000000208872088a8ddc844a1a419e

Parigi Moutong, HALOSulteng Komitmen dalam mendukung penguatan ketahanan pangan desa terus ditunjukkan melalui kolaborasi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pemerintah Desa Palasa Lambori, petani, dan pendampingan aktif dari penyuluh pertanian. Bertempat di lahan seluas 1 hektare, kegiatan penanaman jagung bersama dilaksanakan pada Senin (27/4/2026) di Desa Palasa Lambori, Kecamatan Palasa.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Palasa Lambori, Ridwan Lanatji, bersama jajaran pemerintah desa dan pengurus BUMDes, serta mendapat pendampingan teknis dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Palasa Lambori, Fadel, S.P.

Dalam keterangannya, Fadel menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran penyuluh pertanian dalam memastikan program desa di sektor pertanian berjalan secara terarah dan berbasis pendampingan teknis yang berkelanjutan.

Menurutnya, penanaman jagung ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk membangun kemandirian pangan desa sekaligus memperkuat unit usaha produktif BUMDes melalui sektor pertanian.

“Sebagai penyuluh pertanian, saya melihat program ini sebagai bentuk kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah desa, BUMDes, dan petani. Penanaman ini selain untuk menyukseskan program ketahanan pangan Desa Palasa Lambori, juga menjadi bagian dari pendampingan budidaya kepada petani dalam penerapan teknologi budidaya jagung tongkol dua yang lebih produktif,” ujar Fadel.

Ia menjelaskan bahwa varietas jagung yang ditanam adalah NK SUMO SAKTI dan NK GARUDA, dua varietas unggulan yang dipilih karena memiliki potensi hasil tinggi, pertumbuhan seragam, dan sangat mendukung pengembangan budidaya jagung tongkol dua apabila didukung manajemen budidaya yang tepat.

Fadel menambahkan bahwa pendampingan penyuluhan tidak berhenti pada tahap tanam, tetapi akan terus dilakukan hingga masa panen melalui pengawalan teknis mulai dari pengaturan jarak tanam, pemupukan berimbang, pengendalian hama penyakit, hingga evaluasi hasil produksi.

“Harapan kami, hasil dari lahan satu hektare ini nantinya dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan usaha BUMDes, sekaligus menjadi contoh bagi petani lain bahwa pertanian yang dikelola dengan pendekatan teknis yang benar akan memberikan hasil maksimal,” tambahnya.

Kepala Desa Palasa Lambori, Ridwan Lanatji, menyampaikan apresiasi atas peran aktif penyuluh pertanian dalam mendampingi program desa, terutama dalam mengintegrasikan aspek teknis pertanian dengan pengembangan ekonomi desa.

“Saya memberikan apresiasi kepada penyeluh pertanian yang selalu aktif mendampingi program ketahanan pangan yang dapat membantu kami dalam mendorong perekonomian desa,” ujarnya.

Dengan adanya sinergi antara penyuluh pertanian, pemerintah desa, BUMDes, dan petani, Desa Palasa Lambori optimistis mampu menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha desa yang produktif dan berkelanjutan.

Baca juga : Pemdes Palasa Lambori Salurkan BLT DD kepada 6 KPM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *