HALO DesaHALO Parigi Moutong

Desa Ulatan jadi Lokasi Pengembangan Bawang Putih Nasional

×

Desa Ulatan jadi Lokasi Pengembangan Bawang Putih Nasional

Sebarkan artikel ini
whatsapp image 2026 05 07 at 21.21.50
Pemerintah Desa Ulatan bersama tim Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan RI bersama Kabid Hortikultura dan Perkebunan (Hortibun) Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong, tim Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala UPT Dinas TPHP Kecamatan Palasa, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) BPP Kecamatan Palasa. Foto : Istimewa.

Parigi Moutong, HALOSulteng Pemerintah Desa (Pemdes) Ulatan bersama kelompok tani dan jajaran penyuluh pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Palasa menyatakan kesiapan mendukung program nasional swasembada bawang putih yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan sosialisasi sekaligus survei Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) di Dusun 6, Desa Ulatan, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kesiapan petani, lahan, serta kesiapan tanam komoditas hortikultura bawang putih sebagai salah satu target swasembada bawang putih secara nasional yang menjadi cita-cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Survei lapangan dilakukan langsung oleh tim Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan RI bersama Kabid Hortikultura dan Perkebunan (Hortibun) Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong, tim Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala UPT Dinas TPHP Kecamatan Palasa, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) BPP Kecamatan Palasa.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi lahan kelompok tani yang diusulkan sebagai sasaran program pengembangan bawang putih. Adapun kelompok tani yang terlibat dan siap mendukung program tersebut di desa Ulatan yakni  Kelompok Tani Sidaoga dan Kelompok Tani Molompeapi.

Kepala Desa Ulatan, Nurhadija, mengatakan bahwa Pemerintah Desa Ulatan telah menyiapkan lahan kurang lebih 20 hektare di Dusun VI yang sebelumnya telah dikoordinasikan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Ulatan.

“Setelah mendapat kunjungan dari tim Kementerian Pertanian RI, nantinya Kelompok Tani akan disiapkan guna mensukseskan program penanaman bawang putih yang direncanakan mulai Agustus hingga Desember mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Hortikultura dan Perkebunan Dinas TPHP Kabupaten Parigi Moutong, Rony Alexander, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program tersebut dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Ulatan serta seluruh pihak terkait.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Parigi Moutong mendapatkan kuota pengembangan bawang putih seluas 50 hektare dan seluruhnya berada di wilayah Kecamatan Palasa.

“Setelah mendapatkan akses program, kami memerintahkan Kepala UPT TPHP Kecamatan Palasa untuk berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dalam pelaksanaan CPCL program swasembada bawang putih. Alhamdulillah, kita mendapat kesediaan dari kelompok tani di empat desa, yakni Desa Bambasiang, Desa Ogoansam, Desa Beau, dan Desa Ulatan,” jelasnya.

Senada dengan itu, Irman dari tim Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan RI yang turut turun langsung dalam verifikasi CPCL mengatakan bahwa pihaknya ingin memastikan kesiapan lahan dan kesiapan tanam dari usulan yang sebelumnya telah diajukan oleh daerah.

“Kami turun langsung untuk mengecek dan memverifikasi usulan CPCL yang diberikan sebelumnya. Kami ingin memastikan kesiapan lahan dan kesiapan tanam sebelum diterbitkan SK CPCL penerima program ini,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, Kecamatan Palasa diharapkan mampu menjadi salah satu sentra pengembangan bawang putih di Sulteng sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada hortikultura nasional.*

Baca juga : Kecamatan Palasa Dapat Kuota 50 Hektare Program Swasembada Bawang Putih dari Kementerian Pertanian RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *