HALO Parigi Moutong

Basarnas Palu Evakuasi Dua Nelayan Hilang di Perairan Bantaya Parigi

×

Basarnas Palu Evakuasi Dua Nelayan Hilang di Perairan Bantaya Parigi

Sebarkan artikel ini
img 20260315 wa0004

Parigi Moutong, HALOSulteng – Tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil menemukan dua nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/3/2026).

Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Gilang (21) dan Agil (19). Keduanya dilaporkan hilang setelah berangkat memancing menggunakan perahu jenis katinting pada Selasa (10/3) sekitar pukul 13.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tim SAR, kedua korban berangkat menuju lokasi memancing di perairan Kelurahan Bantaya dengan waktu tempuh sekitar empat jam. Biasanya mereka hanya memancing selama satu malam dan kembali ke desa pada keesokan harinya. Namun hingga beberapa hari setelah berangkat, keduanya belum juga kembali.

Pihak keluarga bersama pemerintah setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Pos SAR Parigi untuk meminta bantuan operasi pencarian dan penyelamatan.

Tim Rescue Pos SAR Parigi bersama unsur potensi SAR tiba di lokasi kejadian pada Sabtu sekitar pukul 10.44 WITA. Setibanya di lokasi, tim langsung melaksanakan briefing untuk menyusun rencana pencarian, memastikan kesiapan alat utama (alut), serta membagi tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Sekitar pukul 11.25 WITA, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi selamat di koordinat 0°32’37.80″S – 120°26’40.90″E atau sekitar 31 mil laut arah barat laut dari lokasi kejadian perkara.

Setelah ditemukan, kedua nelayan tersebut langsung dievakuasi menuju Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi. Tim SAR bersama para korban tiba di darat sekitar pukul 12.25 WITA dan selanjutnya keduanya diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan dan unsur potensi SAR yang bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Alhamdulillah kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR gabungan. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di Kelurahan Bantaya,” kata Rizal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh unsur potensi SAR yang telah membantu proses pencarian hingga kedua korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi kami tutup,” ujarnya.

Operasi pencarian dinyatakan selesai pada pukul 12.40 WITA, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Baca juga : LS-ADI Parigi Moutong Bagikan Takjil untuk Warga dan Pemudik di Jalur Trans Sulawesi

 

eeya   lambori       ogoansam   tingkulang ulatanulatanulatan   pebounang   palasa tangkipalasa tangkipalasa tangki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *