HALO Parigi Moutong

Ratusan Rumah Terancam Abrasi, Warga Ulatan Sambut Baik Perbaikan Tanggul Pantai

×

Ratusan Rumah Terancam Abrasi, Warga Ulatan Sambut Baik Perbaikan Tanggul Pantai

Sebarkan artikel ini
img 20260401 011931

Parigi Moutong, HALOSulteng Warga Desa Ulatan, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), menyampaikan apresiasi atas perbaikan tanggul pengaman pantai yang saat ini tengah dilakukan di wilayah mereka.

Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk melindungi permukiman warga dari ancaman abrasi dan gelombang pasang yang kerap terjadi di kawasan pesisir.

Perbaikan tanggul di Dusun II Desa Ulatan tersebut dikerjakan oleh CV Trini Karya Perdana melalui Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah.

Masyarakat berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan kualitas yang baik sehingga mampu memberikan perlindungan jangka panjang bagi warga yang bermukim di sepanjang pesisir.

Warga setempat menilai keberadaan tanggul sangat vital karena ratusan rumah warga berada sangat dekat dengan garis pantai. Bahkan, sebagian permukiman hanya berjarak sekitar lima meter dari tanggul, sehingga sangat rentan terhadap ancaman abrasi dan terjangan ombak saat terjadi gelombang pasang.

Tokoh pemuda Desa Ulatan, Idzhar Lasau, mengatakan pembangunan dan perbaikan tanggul tersebut menjadi harapan besar masyarakat untuk menjaga keselamatan permukiman warga dari potensi kerusakan akibat kondisi alam.

“Tanggul ini sangat dibutuhkan masyarakat pesisir. Kami berharap pengerjaannya dilakukan dengan baik dan maksimal agar benar-benar dapat melindungi warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas konstruksi menjadi hal yang sangat penting agar tanggul mampu bertahan dalam jangka panjang serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.

Hal senada juga disampaikan tokoh agama setempat, Ustad Muhammad Kifli. Ia mengaku merasakan langsung manfaat dari keberadaan tanggul tersebut setelah dilakukan perbaikan.

Menurutnya, sebelum adanya tanggul yang memadai, rumahnya sering kali dihantam ombak besar, terutama saat memasuki akhir tahun ketika gelombang laut cenderung meningkat. Bahkan, terjangan ombak sempat merusak bagian dapur rumahnya.

“Dulu ombak langsung menghantam rumah kami. Sekarang hanya percikan saja yang terasa. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pembangunan ini,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kerusakan tanggul sebelumnya dipicu oleh kuatnya hantaman ombak saat pasang tinggi yang hampir setiap tahun terjadi di kawasan tersebut. Karena itu, perbaikan tanggul dinilai menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir Desa Ulatan.

Dengan adanya perbaikan infrastruktur pengaman pantai ini, masyarakat berharap risiko bencana pesisir seperti abrasi dapat diminimalkan. Selain itu, keberadaan tanggul diharapkan mampu meningkatkan ketahanan lingkungan sekaligus memberikan perlindungan nyata bagi permukiman warga di sepanjang garis pantai

“Harapan kami, tanggul ini bukan sekadar proyek, tetapi benar-benar menjadi pelindung bagi masyarakat pesisir dari ancaman abrasi,” pungkasnya.*

Baca juga : Kades Ulatan Pastikan MTQ Tetap Digelar Meski Dana Desa Turun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *