Berita UtamaHALO Parigi Moutong

Kecewa Penunjukan Camat Palasa, Ketua PKC LS-ADI Palasa Ingatkan Bupati Soal Good Government

×

Kecewa Penunjukan Camat Palasa, Ketua PKC LS-ADI Palasa Ingatkan Bupati Soal Good Government

Sebarkan artikel ini
img 20260203 wa0018
Ketua PKC LS-ADI Palasa, Fahrul. Foto : Pribadi.

Parigi Moutong, HALOSulteng Ketua Pengurus Kecamatan (PKC) Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Fahrul, menyorti pengangkatan Camat Palasa yang baru.

Menurutnya, penempatan pejabat di tingkat kecamatan sebaiknya turut mempertimbangkan aspirasi masyarakat setempat serta pemahaman terhadap kondisi wilayah.

Diketahui, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase melantik pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong di halaman kantor Bupati Parigi Moutong, pada Jumat (30/1/2026).

Dalam pelantikan itu, Rusmin Suseno sebagai Camat Palasa menggantikan Pelaksana Tugas (Plt) sebelumnya, Atlantik.

Ketua PKC LS-ADI Palasa sekaligus Tokoh Pemuda Kecamatan Palasa ini menerangkan, walaupun penempatan pejabat merupakan hak prerogatif  bupati. Tetapi Fahrul menilai bupati sebagai pemimpin pemerintahan kabupaten harus mengambil keputusan yang berprinsip good government menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dalam konteks penempatan pejabat, nilai-nilai tersebut tercermin melalui proses pengambilan keputusan yang terbuka, berbasis pada kompetensi dan rekam jejak, serta mempertimbangkan aspirasi publik demi memastikan pelayanan berjalan efektif dan berkeadilan,” ujarnya saat dihubungi redaksi HALOSulteng.com, Selasa (3/2/2026).

Selain itu, ia menjelaskan, good government juga mengedepankan profesionalisme aparatur, kesinambungan program pembangunan, serta penguatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan menerapkan prinsip ini secara konsisten, diharapkan setiap kebijakan yang diambil mampu meningkatkan kepercayaan publik, memperkuat kualitas pelayanan, dan mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Fahrul juga menekankan bahwa Kecamatan Palasa memiliki karakter sosial dan geografis yang khas, sehingga dibutuhkan sosok pemimpin yang benar-benar memahami dinamika masyarakat serta kebutuhan pembangunan di daerah tersebut.

“Kami menerima sepenuhnya keputusan pemerintah daerah. Tapi kami sebenarnya menginginkan penempatan pejabat juga memperhatikan figur yang telah lama berinteraksi dengan masyarakat Palasa dan memahami kondisi wilayah secara langsung,” ujar Fahrul.

Ia menilai, pejabat yang memiliki kedekatan dengan masyarakat akan lebih cepat beradaptasi serta mampu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan warga, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.

Dalam setiap penyelenggaraan kegiatan kepemudaan di Kecamatan Palasa, Fahrul mengaku, bahwa Plt Camat sebelumnya, Atlantik selalu memberikan dukungan dan suport.

“Saya juga bersaksi bahwa Plt Camat Palasa, Pak Atlantik dalam kegiatan kepemudaan khususnya kegiatan yang dilaksanakan PKC LS-ADI Palasa, beliau selalu mendukung. Bahkan, belum lama ini Pak Atlantik hadir menjadi pemateri kepemimpinan dalam pangakderan PKC LS-ADI Palasa,” ucapnya.

Dalam proses pemberian materi kepemimpinan pada pengakderan PKC LS-ADI Palasa, Fahrul memandang pemahaman Plt Camat sebelumnya, Atlantik begitu baik.

Olehnya itu, Fahrul menganggap dirinya sebagai pemuda di Kecamatan Palasa tidak berlebihan jika merasa kecewa dengan keputusan Bupati Parigi Moutong yang tidak memprioritaskan figur lokal menjadi Pemimpin di Kecamatan Palasa.

“Menurut keyakinan saya bahwa tidak berlebihan kalau saya sebagai pemuda yang lahir di Desa Eeya, Kecamatan Palasa merasa kecewa terhadap keputusan Bupati Parigi Moutong, Bapak Erwin Burase yang tidak memberikan kesempatan kepada putra daerah di Kecamatan Palasa menjadi camat,” tegas Fahrul.

Lebih lanjut, Fahrul menekankan bahwa pernyataan ini bukan bentuk penolakan terhadap camat yang baru dilantik, melainkan sebagai masukan konstruktif agar kebijakan penempatan pejabat terhadap figur yang memahami karakter wilayah, kebutuhan masyarakat, serta dinamika pembangunan di Kecamatan Palasa.

“Kami tetap menerima kehadiran Camat Palasa yang baru, selain itu kami berharap camat baru dapat segera membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa, demi kemajuan Kecamatan Palasa ke depan,” tuturnya.

Fahrul juga mengajak seluruh masyarakat  Kecamatan Palasa untuk tetap menjaga kondusivitas serta mendukung program pemerintah daerah, sembari terus menyampaikan aspirasi secara santun dan konstruktif.

Baca juga : Minta Prioritaskan Perbaikan Irigasi Palasa, Rusno Tanriono : Ini Menyangkut Isi Perut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *